Ahok Tempatkan Separuh CPNS di Pelayanan Terpadu

Customer Service

Ahok Tempatkan Separuh CPNS di Pelayanan Terpadu

Kampus CPNS - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan mulai tahun 2014 ini calon pegawai negeri sipil harus ditempatkan pada sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Tujuannya agar mampu memperbaiki kinerja PNS dengan menyaring cpns baru yang berintegritas.


Ketika ditemui di Balai Kota, Basuki mengatakan, "Mereka harus betul-betul teruji sebelum benar-benar menjadi PNS.", Senin 30 Juni 2014. Menurut Ahok dari 1156 CPNS yang diterima di DKI Jakarta, 556 orang diantaranya akan ditempatkan di setiap kantor kelurahan PTSP(Persiapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu).

Selain bertugas di Pelayanan Terpadu, sisanya juga terdiri atas dokter dan guru yang langsung bertugas di sekolah dan juga puskesmas yang sudah ditunjuk. Semua calon pegawai mulai bekerja hari ini, Senin 30 Juni 20134

Ahok tak menapik penerapan PTSP yang dipaksakan. Alasannya, dia harus menunggu waktu yang cukup lama hingga pengkajian sistem ini rampung. "Kalau menunggu, tak akan selesai," tuturnya. (Baca: Layanan Satu Pintu, Ahok: Petugas Wajib Serbabisa)

Dalam 6 bulan yang akan datang, Ahok mengatakan, CPNS tentunya masih akan kebingungan mengenai pengurusan administrasi. Pegawai yang masih belum mengetahui langkah-langkah penyelesaian administrasi perizinan wajib mencari tahu solusi penyelesaiannya melalui atasannya.

Dengan adanya PTSP, diharapkan warga sudah tak perlu pusing lagi soal keperluan administrasi yang ada di kantor pemerintahan. Setelah setahun, Ahok mengungkapkan, pemetaan calon pegawai yang akan menjadi pegawai mulai terbaca. Ia mengatakan pemetaan ini sangat serupa dengan penyusunan penempatan prajurit perang. "Kita akan tahu CPNS mana yang membela kita," ujar Ahok